Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Riau

Bupati H. Zukri Lantik Tiga Kepala Desa PAW di Pelalawan, Tekankan Fokus pada Pengentasan Kemiskinan

115
×

Bupati H. Zukri Lantik Tiga Kepala Desa PAW di Pelalawan, Tekankan Fokus pada Pengentasan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pangkalan Kerinci |  Khabarterkini.co

Bupati Pelalawan, H. Zukri, secara resmi melantik tiga kepala desa melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) dalam sebuah upacara yang berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Pelalawan, Jumat (9/5/2025).

Adapun tiga kepala desa yang dilantik yaitu Sartoyo sebagai Kepala Desa Dusun Tua, Kecamatan Pangkalan Lesung; Muhammad Amin sebagai Kepala Desa Sokoi, Kecamatan Kuala Kampar; dan Zakaria, S.H. sebagai Kepala Desa Tanjung Air Hitam, Kecamatan Kerumutan.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Dalam sambutannya, Bupati H. Zukri mengucapkan selamat kepada para kepala desa yang baru dilantik dan menekankan pentingnya integritas serta niat yang tulus dalam memimpin.

“Dalam bekerja, kita harus meluruskan niat. Jika niat kita mulia, insya Allah hasil kerja kita akan membawa manfaat bagi banyak orang,” ujar mantan pimpinan DPRD Riau tersebut.

Ia menegaskan bahwa kepala desa adalah pemimpin di tingkat desa, sehingga setiap kebijakan yang diambil harus berpihak kepada rakyat.

“Fokuslah pada upaya untuk mensejahterakan masyarakat. Mulailah dengan pendataan yang akurat terhadap jumlah dan kondisi warga miskin di desa masing-masing. Saya minta para kepala desa untuk turun langsung ke rumah-rumah warga miskin, agar dapat diketahui akar permasalahannya dan ditemukan solusi yang tepat,” tegas Zukri.

Lebih lanjut, Bupati juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan seluruh program pemerintah, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Ia menekankan agar Dana Desa dan Dana CSR dimanfaatkan secara tepat sasaran.

“Gunakan APBDes dengan fokus pada prioritas. Jangan membuat semua program sekaligus. Fokus saja pada satu atau dua hal, seperti pengentasan kemiskinan atau pembangunan infrastruktur,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Bupati H. Zukri mengingatkan pentingnya keterbukaan terhadap kritik.

“Jangan jadi kepala desa yang baper. Kalau tidak mau dikritik, jangan jadi pemimpin. Kritik itu penting, sebagai cermin untuk kita terus berbenah dan memperbaiki diri demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” pungkasnya.

(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *