Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Riau

Panen Perdana Cabe Rawit di Desa Bagan Limau, Warga Terima Manfaat Ketahanan Pangan

643
×

Panen Perdana Cabe Rawit di Desa Bagan Limau, Warga Terima Manfaat Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bagan Limau Ukui-Pelalawan Riau | Khabarterkini.co

Kepala Desa Bagan Limau, Syarifudin, bersama staf desa, melakukan panen perdana cabe rawit yang merupakan bagian dari program ketahanan pangan di Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. Pada hari Senin, 24 Maret 2025,

Rencananya, hasil panen hari ini akan dibagikan kepada warga pada hari Selasa, 25 Maret 2025, dengan total 46 penerima yang masing-masing akan mendapatkan 0,3 kg cabe rawit. Total hasil panen hari ini mencapai 13,8 kg.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Kepala Desa Bagan Limau, Syarifudin, menyampaikan bahwa distribusi cabe rawit ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan di desa, agar masyarakat tidak lagi bergantung pada pembelian cabe dari luar desa. “Harapan kami dengan adanya program ketahanan pangan dari pemerintah pusat ini, bisa tepat sasaran dan membantu mengurangi kesulitan ekonomi di tingkat desa. Semoga ke depan, panen berikutnya juga bisa dinikmati oleh masyarakat dengan penerima yang berbeda,” ujar Syarifudin.

Salah satu warga Desa Bagan Limau yang menerima bantuan cabe rawit, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah pusat atas program ketahanan pangan ini. “Alhamdulillah, hari ini saya sudah merasakannya dengan menerima 0,3 kg cabe. Semoga program ketahanan pangan ini terus berlanjut dan semakin sukses,” ujar warga tersebut.

Hal serupa juga disampaikan oleh warga lainnya. Dengan adanya program ketahanan pangan, mereka merasa sangat terbantu, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, di mana harga cabe rawit di pasar sering melonjak tinggi. “Alhamdulillah, dengan adanya ketahanan pangan di Desa Bagan Limau, kami tidak perlu lagi membeli cabe dari pasar,” kata warga tersebut.

Kepala Desa Bagan Limau, Syarifudin, berharap agar program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga desa, terutama untuk menjaga kestabilan harga bahan pangan di pasar. “Semoga dengan adanya ketahanan pangan ini, warga desa kami terhindar dari lonjakan harga cabe rawit di pasar yang seringkali melonjak tinggi apa lagi menjelang hari raya,” tutupnya.

Penulis: Rul Hrp
Editor: Sal Hrp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *