Aceh Tenggara | Khabarterkini.co
Dalam rangka Pilkada Serentak 2024, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tenggara menggelar Debat Publik untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Aceh Tenggara pada Rabu, 13 November 2024, di Aula DPRK Aceh Tenggara. Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB ini berlangsung lancar dan sukses, dihadiri oleh berbagai kalangan termasuk kandidat, tokoh masyarakat, serta wartawan.
Debat ini menjadi ajang penting bagi masyarakat untuk lebih mengenal visi, misi, serta kebijakan yang akan diusung oleh masing-masing pasangan calon. Tercatat, terdapat tiga pasangan calon yang turut serta, yaitu Paslon 1 dengan julukan “SAH”, Paslon 2 “RASA”, dan Paslon 3 “PADI”. Acara juga dihadiri oleh Ketua KIP Aceh Tenggara Ilham SE, Kapolres Aceh Tenggara beserta jajaran, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Panelis Debat Publik
Debat ini dipandu oleh empat panelis yang berasal dari Universitas Malikussaleh, yang memiliki latar belakang dalam bidang ilmu politik dan administrasi publik. Mereka adalah:
Dr. Alfian, SHI, MA, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Malikussaleh. Dr. Ismadi, S.P., M.Si, Ketua Jurusan Agroekoteknologi Universitas Malikussaleh. Teuku Kemal Fasya, S.Ag, M.Hum, Kepala UPT Bahasa, Kehumasan, dan Penertiban Universitas Malikussaleh.
Bobby Rahman, S.Sos, M.Si, Ketua Jurusan Ilmu Politik dan Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh.
Manfaat Debat Publik bagi Pemilih
Debat publik menjadi sarana penting untuk memberikan informasi yang lebih mendalam kepada pemilih mengenai calon pemimpin daerah. Acara ini memungkinkan masyarakat untuk membandingkan visi dan misi calon bupati dan wakil bupati, serta kebijakan yang mereka tawarkan jika terpilih. Selain itu, debat publik juga memiliki manfaat lain, antara lain meningkatkan keterlibatan politik masyarakat, merangsang pemikiran kritis, serta memperkuat proses demokrasi di Kabupaten Aceh Tenggara.
Sambutan Ketua KIP Aceh Tenggara
Ketua KIP Aceh Tenggara, Ilham SE, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran para undangan. Ia juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat positif bagi seluruh masyarakat. “Selamat datang kepada tamu undangan yang dapat hadir dalam acara debat ini, semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya. Sebagai tanda penghormatan, Ilham SE juga menyampaikan dua pantun, salah satunya yang berbunyi:
“Ikan lohan di bungkus sama,
Di masak mama enak rasanya,
Beda pilihan itu biasa,
Yang penting persatuan tetap terjaga.”
Pantun kedua disampaikan untuk seluruh pasangan calon:
“Kawat baja diikat besi,
Santan kelapa dicampur kanzi,
Siapapun menang di Pilkada nanti,
Jangan lupa semua janji.”
Pelaksanaan Debat yang Lancar dan Kondusif Debat dimulai dengan pembacaan visi dan misi masing-masing pasangan calon. Selanjutnya, sesi tanya jawab berlangsung dengan setiap calon diberikan waktu dua menit untuk menjawab pertanyaan yang diajukan oleh panelis. Masyarakat yang hadir juga antusias mengikuti jalannya debat. Acara ini berjalan aman, lancar, dan kondusif, menunjukkan kedewasaan politik yang tinggi dari seluruh peserta.
Debat publik ini merupakan langkah penting dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2024 dan memberikan kesempatan kepada masyarakat Aceh Tenggara untuk membuat pilihan yang lebih terinformasi dan berdasarkan pemahaman yang baik terhadap calon pemimpinnya.
(Hamzah)















