Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 300x600
Berita Nasional

Amukan Luapan Kali Fatumuti, Pemerintah Diminta Beri Perhatian.

128
×

Amukan Luapan Kali Fatumuti, Pemerintah Diminta Beri Perhatian.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Soe Nusa Tenggara Timur | khabarterkini.id – Kali fatumuti meluap, banjir melanda jalan raya, rumah dan lahan sawah warga.

Hujan deras yang terjadi di kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten. Timor Tenggah Selatan (TTS), Propinsi Nusa Tenggara Timur( NTT) Selasa 22/2/2022 dan Rabu 23/2/2022 mengakibatkan kali fatumuti meluap, unsur Forum Koordinasi Pimpina Kecamatan ( Forkopimcam) turun tangan.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Pantauan awak media ini, terlihat Camat Amanuban Selatan Yohanes Asbanu, S.p.t dan Kapolsek Ipda Markus Tameno, menerobos derasnya arus banjir demi menyelamatkan warganya yang terkena dampak banjir luapan kali fatumuti, aksi heroik ini terlihat ketika sang Camat dan Kapolsek menerobos tinggi dan derasnya banjir menggunakan traktor besar.

Kepada Awak Media ini, Camat Amanuban Selatan, Yohanes Asbanu,S.p.t, Rabu (23/2/2022).

Luapan kali Fatumuti, mengakibatkan banjir mengenangi ruas jalan lintas selatan, tepatnya di jalan rata Bena, yang mengakibatkan lumpuhnya arus lalulintas dari Kabupaten Malaka tujuan Kupang juga warga masyarakat Kecamatan Amanuban Selatan dan Kecamatan tetangga, banjir setinggi 50 cm itu menggenangi rumah warga juga merusak lahan sawah warga yang baru saja di tanam, kerugian akibat banjir ini belum bisa diperkirakan, pasalnya banyak ternak babi dan kambing milik warga yang terseret derasnya arus banjir luapan kali fatumuti.

” luapan banjir kali fatumuti, sudah jadi langganan ketika hujan lebat, sekitar 20 rumah warga disepanjang jalur negara tepatnya disamping gereja sontetus terendam, banyak sawah warga yang baru ditanam juga rusak, ternak babi dan kambing juga terseret arus banjir, kerusakan pada rumah warga dan sawah serta jumlah ternak yang terseret banjir akan kami datakan besok ketika banjir surut” ungkap Asbanu

Untuk menerobos tinngi dan derasnya arus banjir dengan jarak 3,5 Km ini, Forkopimcam harus menggunakan traktor besar, untuk memantau dan mengevakuasi warga yang terdampak banjir, agar menghindari korban jiwa.

“Untuk memantau dan membantu mengevakuasi warga yang terdampak banjir, kami harus gunakan traktor besar untuk menempuh tingginya banjir berkisar 50 Cm serta jarak Sepanjang 3,5 Km, kami harus lakukan ini untuk mencegah terjadinya korban jiwa” ungkapnya

Lanjutnya, Selaku kepala Wilayah Kecamatan, ia berharap kepada Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan, memperhatikan kali fatumuti dengan cara dibendung, karena suatu saat material berupa batu dan pasir akan memenuhi lahan sawah warga, yang berdampak pada kerugian yang semakin membengkak yang dialami warga pemilik lahan sawah.

” Harapan kami selaku Forkopimcam kepada Pemerintah Propinsi NTT dan pemerintah Kabupaten TTS, agar kali fatumuti dibendung, untuk membagi derasnya arus kali ketika hujan, jika tidak dibendung maka material pasir dan batu suatu saat akan masuk ke persawahan warga” ungkapnya

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Yulianus kepada awak media ini (23/2/2022).

Meminta perhatian kusus pemerintah terhadap kali fatumuti, karena material batu dan pasir luapan kali ini semakin dekat dengan lahan sawah warga, juga merusak merusak badan jalan yang kerap menimbulkan kecelakaan lalulintas.ungkap yulianus

Himbauan juga dikeluarkan Camat dan Kapolsek Amanuban Selatan.

1. Kepada warga masyarakat tetap waspada, kemungkinan masih adanya potensi hujan lebat yang mengakibatkan banjir susulan.

2.Dihimbau kepada seluruh pengendara kendaraan, agar berhati-hati berkendaraan, karena jalan licin dan sisa material batu dan pasir di jalan, akibat banjir.

Hingga pukul 23.00 Wita, situasi banjir di ruas jalan lintas selatan tepatnya di jalan rata Bena belum surut.

(Tim NTT).