Pasaman Barat | Khabarterkini.co
Akses jalan menuju Situak, Ujunggading, Pasaman Barat, Sumatera Barat,Provinsi Sumbar akhirnya ditutup oleh oknum dari Jorong Tampus. Keputusan ini memicu ketidak puasan warga, yang memohon bantuan dari Bupati untuk segera mengatasi masalah yang serius ini, 11 Januari 2024
Jorong Tampus telah beberapa kali mengancam akan menutup jalan alternatif, menciptakan keresahan di antara warga. Pada Rabu sore, 10 Januari 2024, penutupan jalan tersebut berlangsung, menyebabkan lebih dari 2000 jiwa warga di sekitar Situak menderita.
Beberapa warga mengungkapkan ketidak mengertian terhadap tindakan kepala Jorong Tampus, yang seharusnya mendukung warganya. Mereka mengecam provokasi dan ancaman yang membuat situasi semakin sulit.
Tokoh dengan inisial BD memberikan kesaksian terkait ancaman dari Jorong Tampus terkait pungutan uang jalan. Warga menyampaikan kekecewaan terhadap tindakan kasar seorang pejabat jorong, merasa bahwa hal ini merusak rasa kebangsaan dan kemanusiaan.
Warga yang terdampak oleh penutupan jalan darurat menuju Tampus dan Situak merasakan kekecewaan yang mendalam. Mereka berharap agar Bupati mengambil tindakan tegas dengan mencopot kepala Jorong Tampus.
Selain itu, beberapa warga sedih karena jalan darurat menuju Tampus dan Situak ini akhirnya sudah ditutup oleh beberapa oknum sore rabu tadi sekitar pukul lima menjelang magrib. Terang warga, dari aksi penutupan tersebut sontak warga jadi marah dan kesal tidak terkira.
Tapi bagaimana lagi pak, kata warga ke awak media ini Sudah nasib kami rakyat kecil dibeginikan bapak. Kami tidak punya deking di atas. Namun kami mohon kepada bapak bupati untuk memecat kepala jorong tampus itu. ” Pinta warga sambil menangis.
” Kami yakin bupati akan lindungi kami. Beliau tidak akan biarkan aparaturnya bertingkah bagai premanisme ” Katanya penuh harap.
Terkait hal ini Bupati Hamsuardi, S,Ag yang juga seorang sarjana agama, dia kesal bahwa sudah datang berhujan – hujan ke lokasi jalan putus di Lubuk Gonting, Tampus, Ujunggading, beberapa waktu lalu, dalam rangka mohon agar direlakan beberapa ruas tanah untuk jadi jalan sementara bagi warga Situak dan Sekitarnya. Tapi mereka oknum oknum malah membuat persaratan yang macam macam. Terang Bupati dirumah dinasnya
Tambah Bupati; Ini yang saya kesalkan bapak, saya langsung yang turun sebagai kapasitas saya seorang bupati. Namun kok saya disodorkan beberapa sarat- sarat yang menyulitkan. ” Pungkas bupati kepada awak media khabarterkini.co saat acara audiensi pada malam kamis di rumah dinas bupati Pasaman Barat, 10 Januari 2024
Hingga berita ini diturunkan, kepala Jorong Tampus belum memberikan komentarnya terkait peristiwa ini. Redaksi akan terus memantau perkembangan situasi.
( tim/ {*} )
Editor: red.















