Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Sumatera Barat

Pencurian Melanda 4 Rumah dan 1 Polindes: Uang Tunai dan Barang Berharga Raib

1100
×

Pencurian Melanda 4 Rumah dan 1 Polindes: Uang Tunai dan Barang Berharga Raib

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pasaman Barat | Khabarterkini.co

Dalam dua minggu terakhir Desember 2023, kegelisahan mewarnai kawasan Patomuan dan Sungai Janiah Talu, Pasaman Barat. Kasus pencurian yang meresahkan melibatkan masuknya pencuri ke rumah-rumah warga dan Pondok Bersalin Desa (Polindes), dengan kehilangan barang berharga dan uang tunai.

Pencurian terjadi saat pemilik rumah sedang berlibur, dengan 4 rumah warga dan 1 Polindes menjadi korban. Rumah-rumah yang terkena dampak antara lain sebuah rumah di Kampung Lubuk Gadang Jorong Patomuan Talu, dan 3 rumah lainnya di Kampung Lubuk Gadang Sungai Janiah Talu, serta Polindes di Kampung Kapunduang Jorong Patomuan Nagari Talu.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Salah satu kejadian terjadi di rumah seorang pensiunan guru PNS, AN (69), di Kampung Lubuk Gadang Jorong Patomuan. Dua tabung gas 30 kg, 2 kembut padi, dan sepasang sandal berhasil dibawa kabur oleh pencuri.

Kejadian serupa menimpa rumah TS (52), seorang Guru PNS Sekolah Dasar, dan dua rumah warga lainnya di sekitarnya. Barang-barang seperti cincin emas, kalung emas, uang tabungan, tabung gas, dan kunci inggris menjadi incaran pencuri.

Tidak hanya rumah warga, Polindes yang ditempati oleh Bidan Desa Patomuan EY (39) dan keluarga juga menjadi sasaran. Pencuri berhasil mengambil 1 unit tablet merk Samsung T715 Galaxy serta uang tunai sebesar Rp 150.000 dari dompet.

Kejadian dugaan pencurian ini terjadi di tengah malam menjelang subuh, antara pukul 01.00-03.00 WIB, dengan modus operandi membobol pintu dan jendela menggunakan alat congkel dari besi atau logam.

Ketika media menghubungi Kapolsek Talamau terkait kejadian ini pada Jumat, 28 Desember 2023, Kapolsek menyatakan belum menerima laporan resmi dari warga, tetapi akan mengecek ke lokasi kejadian. Kapolsek juga meminta kerjasama warga untuk membantu menemukan pelaku.

Pihak pemerintahan nagari sudah mengambil langkah dengan membuat surat himbauan agar warganya lebih waspada. Mereka juga berharap polsek dan warga dapat melakukan patroli bersama untuk meningkatkan keamanan kawasan, mengingat situasinya belum kondusif.

Kondisi serupa pernah terjadi sebelumnya di Jorong Patomuan, dimana sebuah mesin bajak (hand traktor) milik kelompok tani hilang dan masih dalam penyelidikan aparat kepolisian Talamau.

Hingga berita ini disiarkan, pelaku pencurian masih belum diketahui dan pihak polsek setempat sedang melakukan tindak lanjut terhadap kasus ini.

Bersambung…

Penulis: Rifki.
Editor: red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *