Pasaman Barat | Khabarterkini.co
Proyek pembangunan drainase di Jl. Sulawesi, Pasaman Barat, Kecamatan Lembah Melintang yang dilakukan oleh Cv. Barcelona Konstruksi hingga kini masih mangkrak dan terkatung-katung. Kontrak senilai Rp 403.018.200,00 tersebut menunjukkan kegagalan dalam penyelesaiannya, seharusnya telah rampung pada bulan ini.
Proyek ini seharusnya telah selesai sesuai tanggal kontrak yang diterima pada 18 September 2023. Namun, hingga 18 Desember 2023, progres pembangunan stagnan dan tidak sesuai standar operasi yang seharusnya diikuti.
Warga sekitar, terutama di pusat pasar Ujung Gading, merasa kecewa dengan kurangnya perhatian pemerintah terhadap kerusakan jalan akibat pembangunan drainase yang tidak mendapatkan tanggapan serius.
Kritik keras juga datang dari sejumlah tokoh masyarakat seperti SH dari Jl. Sulawesi yang menyoroti kurangnya perhatian pemerintah terhadap penyelesaian proyek pembangunan drainase yang tak kunjung selesai.
Cv. Barcelona Konstruksi berupaya mendapatkan persetujuan dari beberapa wali nagari terkait dengan harapan pembangunan bisa dilanjutkan pada tahun mendatang. Namun, dugaan keterlibatan oknum-oknum dalam proyek ini menjadi sorotan utama.
Upaya media untuk klarifikasi dari pihak-pihak terkait, termasuk wali nagari Ujung Gading, belum memperoleh respons yang memuaskan. Bahkan, keluhan masyarakat melalui media massa tidak diperhatikan oleh pihak terkait.
Warga pasar Ujung Gading JL. Sulawesi menuntut pertanggung jawaban Kepala Dinas PUPR atas kegagalan proyek ini dan menduga adanya keterlibatan oknum serta wali nagari dalam proyek tersebut.
Penulis: Hamidan. SH
Editor: red.















