Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Sumatera Barat

Radiasi Menara BTS Dekat Sekolah: Kekecewaan Orang Tua Murid

827
×

Radiasi Menara BTS Dekat Sekolah: Kekecewaan Orang Tua Murid

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pasaman Barat | Khabarterkini.co

Isu mengenai potensi dampak radiasi dari menara base transceiver station (BTS) yang dibangun dekat SDN 11, Jalan Jawa, Nagari Ujung Gading, Kabupaten Pasaman Barat, telah menimbulkan kekhawatiran dari berbagai pihak, terutama orang tua murid yang memiliki anak bersekolah di sana.

Jarak antara menara BTS dan sekolah diperkirakan sekitar 60 meter, yang membuat sejumlah orang tua murid merasa cemas.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Seorang wali murid dengan inisial LH menyampaikan keprihatinannya terhadap pengaruh radiasi terhadap kesehatan siswa.

Pada hari yang sama, wali murid lainnya dengan inisial EJ menyuarakan ketidak puasannya karena tidak dilibatkan dalam rapat sebelum keputusan pembangunan menara BTS diambil.

Dia juga menyampaikan kekhawatiran akan potensi bahaya radiasi serta keheranannya terhadap izin yang diberikan oleh kepala sekolah dan pihak terkait.

Wali murid tersebut menegaskan bahwa menara BTS yang tingginya mencapai 50 meter ini tidak memberikan manfaat bagi siswa, hanya menguntungkan perusahaan telekomunikasi dan pemilik tanah yang disewakan.

Rifa’i, seorang tokoh masyarakat Pasaman Barat, turut menyatakan kekecewaannya terhadap pembangunan menara BTS ini. Menurutnya, pembangunan seharusnya berjarak 100-200 meter dari pemukiman warga.

Ia juga menekankan pentingnya kepemikiran dari pemilik tanah, kepala sekolah, dan camat terkait dampak radiasi tinggi dari menara setinggi 50 meter ini, karena mendekati sekolah dapat merusak saraf dan kesehatan anak-anak.

Dengan terbitnya berita ini, awak media mencoba konfirmasi Kepala Dinas Pendidikan “Bapak Agusli” melalui WhatsApp, Jumat, 1/12/2023. Sayangnya belum ada tanggapan dari beliau terkait permasalahan ini.

Penulis: Sofyan Huda.MH
Editor: Salbiah Hrp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *