Taluk Kuantan | khabarterkini.co
Konflik Lahan PT. Wanasari Versus (Vs) Warga setempat tidak kunjung usai. Pasalnya, Warga setempat menerima perlakuan diduga perampasan lahan oleh Pihak PT. Wanasari.
Hari ini, 5 Juni 2023 konflik mulai melebar, buktinya, dua orang wartawan di Kuansing mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari puluhan Security PT.Wanasari di kecamatan Singingi Hilir, kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
Menurut pengakuan Anasrul dan Ikhzar saat mereka hendak mewawancarai pihak opertor alat berat PT.Wanasari guna menggali dan mendapatkan informasi terkait konflik tersebut,”tiba -tiba security yang saat itu berada di lahan membentak saya dengan keras di depan Warga setempat, dan ini saya rasa melecehkan profesi saya sebagai jurnalis di Kabupaten Kuantan Singingi ini,”Ujar Kabiro Jetsiber.com itu yang bernama Ihkzar.
“Ini bukan urusan kalian dan untuk apa kalian ingin tahu.”Kata Security itu dicontohkan Ihkzar.
Mendapati dirinya dibentak oleh securty PT.Wanasari, Ikhzar tidak menerima perlakuan tersebut karna dianggap telah melecehkan profesi nya sebagai wartawan, dan berjanji akan melaporkan hal tersebut ke Polda Riau.
“Iya, Pemred saya dah buat laporan ke Polda Riau, mungkin besok pagi diantar ke Mapolda Riau,”cakap Ihkzar yang biasa disapa Rapi itu.
Ketua Forum Pers Independent Indonesia Koordinator Wilayah Kuansing, Rusman Antagana mengecam keras perlakuan puluhan Security itu,”Saya mengecam keras tindakan security yang memaki-maki wartawan yang sedang melakukan tugasnya, tindakan ini sudah melanggar UU Pers No 40 Tahun 99 Pasal 4 ayat 1 jelas disebutkan bahwa kemerdekaan Pers dijamin sebagai hal asasi warga negara, dan ayat 3 menyebutkan bahwa untuk menjamin kemerdekaan Pers, Pers Nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.
Rusman juga mengatakan jika Pemred Media Ihkzar tidak melaporkan hal ini, tentu Saya sebagai Ketua FPII Korwil Kuansing akan melaporkan ke Mapolres Kuansing,” ucap Rusman dengan muka hitam kemerah-merahan.
Saat berita ini dipublikasikan, pihak PT Wanasari ataupun pihak Sekuriti masih usaha tahap konfirmasi.
Sumber :(FPII) korwil Kuansing















