Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Sumatera Barat

Breaking News! Retakan Tanah Mengancam Warga dan Pengguna Jalan di Perbukitan Pasanggiang–Rantau Pauh

511
×

Breaking News! Retakan Tanah Mengancam Warga dan Pengguna Jalan di Perbukitan Pasanggiang–Rantau Pauh

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pasaman Barat | Khabarterkini.co – Retakan tanah signifikan kembali mengancam keselamatan warga serta pengguna jalan yang melintasi kawasan perbukitan di jalur Pasanggiang – Rantau Pauh, Jorong Perhimpunan, Nagari Talu. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran serius, terlebih di tengah tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.

Retakan yang memanjang dan cukup dalam tersebut dilaporkan kian melebar dari hari ke hari. Kondisi ini diduga dipicu oleh pergeseran struktur tanah yang diperparah oleh infiltrasi air hujan ke lapisan tanah bawah permukaan, sehingga melemahkan pondasi jalan.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa masyarakat sudah berupaya memasang tanda peringatan sederhana.

“Kami sudah memasang beberapa rambu peringatan, tapi pengguna jalan—terutama pengendara motor dan mobil—harus benar-benar waspada melihat kondisi jalan,” ujarnya.

Musim hujan saat ini menjadi faktor risiko terbesar. Air hujan yang masuk ke celah retakan dapat meningkatkan tekanan hidrostatik sehingga memicu longsoran kecil atau bahkan amblesan mendadak pada badan jalan.

Imbauan Keselamatan untuk Pengguna Jalan
Pihak warga setempat dan relawan mengimbau agar masyarakat:

Mengurangi kecepatan saat melintasi titik retakan yang telah diberi tanda.

Mengurungkan niat melintas jika terlihat tanda-tanda longsor atau pergerakan tanah.

Meningkatkan kewaspadaan pada malam hari, ketika retakan sulit terlihat akibat minimnya pencahayaan.

Segera melapor ke pihak berwenang jika retakan terlihat semakin memburuk atau terjadi peristiwa amblesan.

Respons Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dikabarkan sedang menyiapkan langkah penanganan darurat. Tim teknis dan ahli geologi rencananya akan diturunkan untuk melakukan kajian menyeluruh terhadap struktur tanah di sepanjang jalur rawan tersebut guna menentukan solusi permanen.

Situasi ini menjadi perhatian serius mengingat jalur Pasanggiang–Rantau Pauh merupakan akses vital bagi mobilitas warga.

Khabarterkini.co akan terus memantau perkembangan kondisi lapangan dan penanganan yang dilakukan pemerintah.

(Pena Keumatan)

Editor: red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *