Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Sumatera Barat

KPUD Pasbar Menggelar Workshop Kehumasan Dalam Menyongsong Pilkada Serentak 2024.

134
×

KPUD Pasbar Menggelar Workshop Kehumasan Dalam Menyongsong Pilkada Serentak 2024.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pasaman Barat | Khabarterkini.co

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Pasaman Barat menggelar acara Workshop Kehumasan Meningkatkan peran ADHOC dalam Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat Tahun 2024, di Aula Hotel Guchi, Senin, (16/9/2024).

Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 16 -17 September 2024, Hadir dalam kegiatan Febrina Maulidia Humas KPU provinsi Sumatera Barat beserta Anggota, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih KPUD Pasaman Barat Hafizul Fahmi, Ketua Divisi Teknis KPUD Pasaman Barat Syarif Hidayatullah, Staf Humas KPUD Pasaman Barat Zamzami, serta seluruh Pengurus PPK dari 11 Kecamatan yang ada di kabupaten Pasaman Barat.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Ketua Divisi Teknis Syarif Hidayatullah, menyampaikan Bahwa dalam kegiatan sosialisasi wajib mengikutsertakan media dalam pengembangan segala bentuk informasi kepada publik sampai ke pelosok daerah, baik itu melalui pemberitaan maupun melalui video yang dibuat dan dikemas dengan baik serta disajikan melalui media sosial seperti Instagram, Tiktok, YouTube dan lainnya.

Humas KPU Provinsi Sumatera Barat, Febrina Maulidia memaparkan bahwa humas PPK Kecamatan harus bisa mensosialisasikan dan mengkomunikasikan segala informasi kepada masyarakat.

“Menganalisa dan meluruskan semua informasi yang tidak benar dari pihak pihak yang tidak bertanggung jawab”paparnya.

Selaku narasumber Ia juga melakukan pengecekan kepada PPK kecamatan yang aktif medsosnya dalam semua kegiatan kegiatan sosialisasi.

“Humas harus memanfaatkan segala jenis media sosial seperti YouTube, Instagram, Tiktok, dan media elektronik lainnya, jika masih diperlukan tatap muka langsung, juga boleh dilakukan, sesama akun harus saling memberi support agar semua informasi yang disajikan lebih bisa menyebar.” Lanjutnya

“Pendidikan dan pemahaman untuk meningkatkan kesadaran pemilih, karena pendidikan pemilih adalah proses penyampaian informasi pemilu atau pemilihan kepada pemilih untuk meningkatkan pengetahuan pemahaman dan kesadaran pemilih tentang pemilu dan/Atau pemilihan secara berkelanjutan dan berkesinambungan” Tambahnya.

Febrina Maulidia juga mengharuskan untuk merangkul semua media termasuk juga wartawan baik itu media on-line maupun media cetak, agar segala informasi bisa sampai kesemua pelosok daerah, dan masyarakat tau tentang segala informasi dan semua tahapan kegiatan KPUD dan PPK.

Dalam menjalankan tugasnya humas juga harus merangkul tokoh masyarakat dan pemuka yang ada di daerah sebagai sosialiasi, yang intinya semua kegiatan KPU bisa sampai ke pelosok dan menyentuh semua kalangan masyarakat, dengan demikian keterpanggilan pemilih tentu akan bertambah untuk datang ke TPS nantinya.

(Rifki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *