Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Jawa Barat

Pembatasan Akses Jurnalis di Konser Iwan Fals di Kajen

187
×

Pembatasan Akses Jurnalis di Konser Iwan Fals di Kajen

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kajen | Khabarterkini.co

Dalam sebuah insiden yang mengecewakan bagi peliputan media, sejumlah jurnalis dan fotografer yang hadir untuk meliput konser Iwan Fals di Kajen mengalami halangan dari petugas penjaga gate venue. Para jurnalis tersebut tidak diizinkan masuk ke lokasi konser tanpa adanya alasan yang jelas, sehingga mereka terpaksa melakukan peliputan dari jarak yang jauh. 03/08/2024.

Sejak pagi hari, jurnalis dari berbagai media telah melakukan persiapan untuk meliput penampilan Iwan Fals, yang dikenal sebagai salah satu penyanyi legendaris Indonesia. Namun, ketika mereka tiba di lokasi dan ingin memasuki area yang lebih dekat dengan panggung, petugas keamanan dengan tegas melarang mereka, yang mengakibatkan banyak momen penting dari konser terhalang oleh tirai dan pagar pembatas.

Sumber di lapangan menyebutkan bahwa pembatasan ini diduga berkaitan dengan peraturan dari pihak Event Organizer (EO) yang melarang jurnalis meliput acara secara mendekat. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan hak media untuk mendapatkan akses dalam peliputan acara publik, terutama konser yang dihadiri oleh banyak penggemar.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Beberapa jurnalis yang terkena dampak kejadian ini menyatakan kekecewaannya. “Kami hanya ingin meliput untuk memberikan informasi kepada publik. Namun, dengan adanya penghalangan seperti ini, kami merasa terbatasi dalam menjalankan tugas jurnalistik kami,” ujar salah satu jurnalis.

Pihak EO hingga saat ini belum memberikan klarifikasi resmi mengenai larangan tersebut, dan para jurnalis berharap agar kasus ini mendapat perhatian agar ke depannya, kebebasan pers dan akses untuk meliput acara-acara publik dapat lebih dihargai.

Konser Iwan Fals di Kajen diharapkan dapat berjalan sukses. Meskipun ada kendala dalam peliputan jurnalistik, para penggemar tetap antusias menantikan penampilan sang legenda. Tentunya hal ini menjadi keluhan bagi sejumlah awak media tentang keseimbangan antara protokol keamanan dan hak media.

Untuk perkembangan lebih lanjut, kami akan terus memantau situasi dan berharap untuk mendapatkan tanggapan resmi dari pihak terkait.

(RIF AN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *