Muaradua, OKU Selatan | Khabarterkini.co
Pengerjaan bangunan jalan setapak di Desa Tanjung Sari, yang baru berusia hitungan bulan, diduga sudah mulai hancur akibat kurangnya kualitas adukan semen. Pembangunan fisik tahun 2023 melalui Dana Desa diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama melalui pembangunan jalan sebagai sarana transportasi vital. Namun, seringkali pembangunan infrastruktur yang dibiayai oleh Dana Desa tidak memperhatikan kualitas, sehingga banyak yang menuai keluhan dari masyarakat.
Seperti halnya pembangunan jalan di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Simpang, Kabupaten OKU Selatan, yang terletak di Dusun 3. Kondisinya sudah rusak parah, diduga akibat pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi atau dilakukan secara asal-asalan.
Pada hari Minggu (12/5/2024), tim media menemukan bahwa material semen sudah tidak terlihat, hanya hamparan pasir bertaburan di badan jalan dan batu krokos kelihatan tidak menyatu dengan pasir, diduga akibat adukan semen yang tidak sesuai RAB (Rencana Anggaran Biaya).
Berdasarkan petunjuk prasasti pembangunan, jalan akses perkebunan rabat beton di Dusun 3 tersebut dibangun menggunakan Dana Desa dengan anggaran Rp. 121.067.900,- pada tahun anggaran 2023, namun kondisinya sudah rusak parah.
Kepala Desa Tanjung Sari, saat dikonfirmasi, selalu tidak ada di rumah.
Kami mengharapkan agar pihak APH Inspektorat dan aparat penegak hukum dapat turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti berita ini, supaya kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak.
(Ujang Marwan)















