Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
DKI Jakarta

Kinerja Direktur Utama Perumda Tirta Bekasi Mengecewakan dan Layak Dicopot

197
×

Kinerja Direktur Utama Perumda Tirta Bekasi Mengecewakan dan Layak Dicopot

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bekasi | Khabarterkini.co

Warga Tarumajaya, Bekasi, mulai resah karena aliran distribusi air bersih dari PDAM Tirta Bhagasasi sudah tiga minggu tidak aktif dan tidak sampai ke pelanggan. Mereka meminta PJBupati Kabupaten Bekasi untuk menonaktifkan Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua DPP IWO Indonesia, Ade Gentong, baru-baru ini di ruang kerjanya.

Protes masyarakat terhadap kinerja PDAM Tirta Bhagasasi tidak tanpa alasan, mengingat aliran air bersih dari PDAM Tirta Bhagasasi tidak aktif selama 3 minggu terakhir.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

 

Distribusi ke pelanggan atau konsumen sangat meresahkan, sehingga menambah biaya untuk membeli air. Bahkan, pelanggan sampai mendatangi kantor Perumda Bhagasasi dan Cabang Tarumajaya Kabupaten Bekasi pada Rabu (4/10/2023), meminta kepastian dalam pelayanan air. Selain itu, pelanggan Perumda Tirta Bhagasasi merasa bahwa selama air tidak mengalir, hal ini menimbulkan kerugian materiil.

Ade Gentong, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia, menyampaikan bahwa direktur utama (Dirut) Perumda Tirta Bhagasasi, Usep Rahman Salim, telah gagal dalam memberikan pelayanan air bersih.

“Suplai air yang tidak merata, serta terhentinya aliran air Perumda Tirta Bhagasasi di beberapa wilayah merupakan kesalahan direktur utama, tidak dapat mengantisipasi bencana kekeringan ini. Pelanggan sangat dirugikan, apalagi dalam keadaan krisis ekonomi global. Tentunya pemerintah daerah Kabupaten Bekasi harus bersikap tegas terhadap kejadian luar biasa ini,” ucap Ade Gentong.

Selain itu, Ade Gentong juga meminta agar direktur utama, Usep Rahman Salim, mundur dari jabatannya. Dalam kejadian di beberapa wilayah terjadi kekurangan air bersih yang mengakibatkan kerugian yang cukup besar bagi pelanggan. Dalam rilis resmi, dikatakan bahwa 80 ribu pelanggan telah mengalami kekurangan air dalam beberapa pekan.

“Usep Rahman Salim telah gagal memberikan pelayanan air bersih kepada pelanggan. Dia sebagai direktur utama harus bertanggung jawab atas kerugian yang dialami oleh pelanggan. PJ Bupati harus segera memecat Dirut Perumda Tirta Bhagasasi, karena telah lalai dalam mempersiapkan dampak bencana kekeringan di masyarakat,” ucap Ade Gentong.

{red}.
Editor : {Sal Hrp}.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *