Redaksi | Khabarterkini.co
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Seseorang, bila berbuat kebaikan lalu langsung menerima balasan ganjaran setimpal, itu sudah sangat menyenangkan.
Bagaimana hal-nya bila ia berganjar ganda?
Saat di dunia dan kelak di akhirat.
Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,
مَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّـرَ اللهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللهُ فيِ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ
Barangsiapa mempermudah urusan orang yang sedang kesulitan niscaya Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan kelak di akhirat.
Dan barangsiapa menutup aib cela seorang muslim niscaya akan Allah tutup aibnya di dunia dan di akhirat kelak. (HR. Muslim: 2699)
Bila saja kita mau memahami dan melaksanakan dua keutamaan di atas.
Fudhail bin al-iyadh rahimahullah berkata,
“Sesungguhnya seorang mukmin itu senantiasa menutupi dan menasihati; adapun orang munafik lagi banyak berbuat dosa, ia akan terus mengumbar aib dan cela saudaranya.
Pimred / Pimum
Khabarterkini.co
Khoirul Harahap.
Editor : Salbiah Harahap.







