ROHIL | khabarterkini.co
Besok tanggal 31 januari tim dinas PUTR, inspektorat serta pengawas juga pihak kontraktor pelaksana akan turun kelapangan guna mereview kembali kegiatan tersebut, ” paparnya.
Jika terdapat pekerjaan yang belum sempurna tegas Asnar, maka pihak kontraktor pelaksana telah bersedia untuk melakukan perbaikan walaupun sebelumnya telah dilakukan pemutusan kontrak dan selanjutnya pihak BPK juga akan turun pada bulan Februari 2023 mendatang.
“Hingga saat ini baru pak Bupati Afrizal Sintong lah satu-satunya Bupati Yanng berkeinginan besar supaya jalan antara sungai daun ke pasir limau kapas sampai ke Panipahan tembus,” paparnya.
Sebab terang Asnar, dengan tembusnya jalan itu, tentunya akan meningkatkna ekonomi masyarakat setempat. Dimana, jika jalan penghubung itu selesai, maka jarak tempuh dari sungai daun ke pasir limau kapas hanya membutuhkan waktu 1 jam.
“Sebelum jalan ini di bangun, transportasi hanya dari laut yang memakan waktu beberapa jam dan itupun hanya sekali dalam sehari,” paparnya.
Untuk itu, Kadis PUTR meminta kepada semua lapisan agar bersama-sama mendukung keinginan besar Bupati Rohil agar jalan sungai daun menuju Pasir Limau Kapas tersebut cepat tuntas.
Mengenai kegiatan fisik yang di laksanakan oleh pihak PT, Tarum Jaya Mardiri yang direktur utama nya bernama Zaini Sarman dan direktur cabang nya bernama Sasri terang Asnar, merupakan pelaksana dan tidak ada sangkut pautnya dengan pihak lain.
Selama pelaksanaan pembangunan jalan itu kata Asnar lagi, dikarnakan musim hujan yang terus menerus, maka mengakibatkan pembangunan proyek itu tidak mencapai target 100 persen dan pihak dinas PUTR melakukan pemutusan kontrak sesuai peraturan yang berlaku dan proyek ini juga di dampingi pihak Kejaksaan.
(OKI)
Editor : A.Rustandi















