Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Sulawesi Utara

Polsek Melonguane Patroli Pengamanan & Pemantauan Luapan Air Sungai Desa Tarun Dan Tarun Selatan Yang Menyebabkan Rumah Warga Terendam Air

222
×

Polsek Melonguane Patroli Pengamanan & Pemantauan Luapan Air Sungai Desa Tarun Dan Tarun Selatan Yang Menyebabkan Rumah Warga Terendam Air

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Talaud | Khabarterkini.co-Polsek Melonguane pada hari ini Senin 8 Agustus 2022 Pukul 08.00 Wita,ber tempat di Desa Tarun Kecamatan Melonguane melaksanakan Patroli sekaligus pengamanan dan pemantauan luapan air sungai Desa Tarun dan Desa Tarun selatan yang menyebabkan rumah warga Desa Tarun dan Tarun selatan terendam air.

Bersama-sama dalam giat Bonifasius Wangkanusa,S.STP,Msi Camat Melonguane)
IPDA Glenn c. Damar,S.Th,SH (Kapolsek Melonguane)
Elisabet Maarande (Kades Tarun)
Personil Polsek Melonguane,”ujarnya

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Dalam kegiatan tersebut Forkopimca Kecamatan Melonguane bersama Personil Polsek Melonguane melaksanakan sambang terhadap masyarakat yang tinggal di bantaran sungai Desa Tarun dan Tarun selatan mengecek kondisi dan keberadaan masyarakat serta kondisi genangan air sambil melakukan edukasi dan himbauan agar berhati-hati dan memperhatikan kondisi cuaca dan sebisa mungkin untuk dapat mengamankan diri ke tempat keluarga terdekat yang aman untuk sementara waktu dari luapan air sungai, “ungkapnya

Penyebab luapan air terjadi ke rumah penduduk sekitar bantaran sungai di sebabkan karena curah hujan yang tinggi sejak pukul 02.00 wita dini hari hingga saat ini dan kiriman air dari sungai Desa Ambela serta tidak tersedianya tanggul penahan air pada bantaran sungai untuk mengantisipasi ketika curah hujan tinggi serta meningkat.

Berdasarkan keterangan Kepala Desa Tarun selatan Elisabet Maarende tinggi luapan air dari sungai yang menggenangi rumah warga kurang lebih 30 cm,”katanya

Masyarakat yang terdampak luapan air
Desa Tarun 50 kepala keluarga
Desa Tarun selatan 10 kepala keluarga

Dan saat ini luapan air sudah surut dan masyarakat kembali beraktifitas normal.

Sambil tetap di himbau kepada masyarakat untuk tetap waspada jika curah hujan tinggi agar dapat memperhatikan keselamatan warga masing-masing dan dapat menginformasikan setiap kejadian kepada Pemerintah.

Giat berjalan dengan aman dan baik hingga pukul 10.45 Wita,”pungkasnya

Fany Wauda Kabiro Kabupaten Talaud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *