Talaud || Khabarterkini.co-Komandan latihan Kapten Inf Alvian Taengetan mengambil apel olah raga Peserta Latsar Bela negara Di Lapangan Rumah Jabatan Bupati, Jln.Bui Batu, kompleks Perkantoran, Kec.Melonguane, Kab.Kepl Talaud. Minggu (14/8/2022) pagi.
Apel Pagi Peserta Bela Negara Ini juga Ikut DiHadiri Oleh Ibu Mike Maatuil Selaku Sekretaris panitia dan para Camat Se-Kabupaten Kepulaun Talaud,
dan Lettu Inf Rudolf Maariwuth Sebagai Wadanlat.
Tidak ketinggalan pula para Pelatih pendamping dari Personel Kodim 1312/Talaud Sebagai Pelatih Latihan Dasar Bela Negara, “lanjut
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Memberikan Latihan Dasar Kepada Aparatur Desa Bela Negara yang telah dicanangkan Bupati Talaud Kepada Kodim 1312/Talaud Sebagai Pelatih dan Memberikan Materi, Apel Olahraga pagi di ikuti peserta yang terdiri dari Aparatur Desa dan Seluruh Perangkat Se-Kabupaten Kepulaun Talaud.
“Dan dalam perhatiannya Komanda Latihan Kapten Inf Alvian Taengetan menyampaikan antara lain: Bahwa Tata tertib yang telah disampaikan kepada seluruh peserta agar dipedomani untuk ditaati, Tata tertib dibuat bukan untuk dilanggar dan juga bukan untuk menakut nakuti peserta sekalian, akan tetapi menjadi pedoman agar rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan berjalan sesuai dengan harapan. “Ujarnya
Apel juga bertujuan membangun dan meningkatkan rasa kebersamaan, semangat dan wawasan kebangsaan, membangun kesadaran bela negara kepada seluruh Peserta Bela Negara, guna menjamin kesamaan langkah dan tindakan.
Adapun nilai yang dikembangkan adalah nasionalisme, kenegaraan dan kebangsaan untuk membangun sistem pertahanan negara. Hal ini terurai dalam lima dasar bela negara yaitu, cinta Tanah Air, sadar berbangsa dan bernegara, yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela negara
Keterbukaan dan perubahan sangat cepat dalam era globalisasi. Kompetisi antar negara dan kawasan begitu ketat. “Era di mana mobilitas orang dan barang sedemikian cepat, seolah bergerak tanpa batas,” Di era globalisasi, bukan berarti kepentingan nasional ditanggalkan, rasa nasionalisme dan semangat bela negara menurun. “Justru dalam menghadapi globalisasi, Kita harus lebih Meningkatkan kebersamaan Dan Persatuan kita sebagai Warga Negara Indonesia yang Berbakti dan Berbangsa. “Ungkapnya
Revolusi karakter mental bangsa harus berani dilakukan. “Dari karekter mental pesimis menjadi optimis, pasif jadi kreatif, konsumtif jadi produktif. Kita harus bangun karakter mental yang memiliki daya juang tinggi, tidak takut bersaing, pantang menyerah,” tegas Komandan Latihan.”katanya
Seluruh Peserta Bela Negara dengan Profesi Sebagai Aparatur Desa perlu secara bersama-sama mewujudkan kecintaan kepada Tanah Air, bangsa dan negara Kepada Masyarakat Agar Terjalin Hubungan Lebih Harmonis dalam Berbangsa dan Bermasyarakat.
“Bekerja keras, bekerja nyata di bidang saudara. Sehingga masyarakat menjadi lebih maju dan lebih kuat lagi di masa yang akan datang.”pungkasnya
Fany Wauda Kabiro Kabupaten Talaud















