Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Sumatera Barat

4 Rumah Warga di Kajai Rusak Parah, Tertimpa Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang

107
×

4 Rumah Warga di Kajai Rusak Parah, Tertimpa Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Talamau | khabarterkini.co – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda 2 wilayah Jorong Pinariman Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat pada hari Jum.at 24 Oktober 2025 sore, menyebabkan 4 rumah warga mengalami kerusakan parah akibat tertimpa, pohon besar yang tumbang.

​Kejadian naas ini menimpa rumah Ibu Tina, Rumah Bapak Pida, Ibu Murni, dan ibu Is di Kampung Sei Lampang yang berlokasi di Jorong Pinariman. Menurut Elwa saksi mata, angin kencang mulai menerjang sekitar pukul Pukul 14.00 WIB. Pohon Jenis Pohon Mangga dan Kelapa Sawit berukuran besar yang berada di dekat rumah korban tidak mampu menahan terjangan angin dan roboh menimpa bagian Bagian Rumah yang Rusak atap ruang tamu dan kamar tidur.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Saksi mata elwa KSSA membenarkan kejadian ini “Kami menerima laporan pada pukul 14.15 Wib WIB dan tim KSB ( Kelompok Siaga Bencana) Kajai Selatan beserta warga langsung bergerak cepat menuju lokasi. Bersyukur, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Seluruh penghuni rumah, 10 jiwa, berhasil menyelamatkan diri sebelum pohon menimpa,” jelas elwa

​Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah mengingat kerusakan yang cukup berat pada struktur atap dinding dan beberapa bagian interior rumah.

​Saat ini, Tim Gabungan dari KSB bersama warga setempat, telah melakukan upaya penanganan darurat.

Mereka bergotong royong membersihkan material kayu tumbang dan puing-puing rumah.

Akses jalan yang sempat terhalang juga telah untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang masih diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

​”Kami minta warga untuk segera memangkas pohon-pohon yang sudah rapuh atau yang berpotensi membahayakan di sekitar rumah, dan selalu memantau informasi cuaca dari BMKG. BPBD akan terus bersiaga untuk memberikan respon cepat terhadap potensi bencana hidrometeorologi,”

(Rifki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *