Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
TNI

Pangdam Iskandar Muda Resmi Tutup TMMD ke-125 di Aceh Tenggara, Infrastruktur Desa Rikit Bur Il Meningkat Pesat

101
×

Pangdam Iskandar Muda Resmi Tutup TMMD ke-125 di Aceh Tenggara, Infrastruktur Desa Rikit Bur Il Meningkat Pesat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

ACEH TENGGARA | Khabarterkini.co – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 secara resmi ditutup oleh Pangdam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Niko Fahriza, di Desa Rikit Bur Il, Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Jumat pagi (22/08/2025) pukul 09.21 WIB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun infrastruktur dan memperkuat ketahanan sosial di wilayah pedesaan.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

TMMD ke-125 yang digelar oleh Kodim 0108/Aceh Tenggara telah berlangsung selama 30 hari, dimulai sejak 23 Juli 2025. Selain di Aceh Tenggara, kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di dua wilayah Kodam Iskandar Muda lainnya, yakni Kodim 0118/Subulussalam dan Kodim 0109/Aceh Singkil.

Dalam amanatnya, Pangdam IM menyampaikan bahwa TMMD adalah wujud nyata komitmen TNI untuk percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil.

“TMMD bukan hanya sekadar membangun fisik, tetapi juga membangun semangat, ketahanan sosial, dan kemanunggalan antara TNI dengan seluruh elemen masyarakat,” tegas Mayjen TNI Niko Fahriza.

Infrastruktur Meningkat, Masyarakat Terbantu

Komandan Kodim 0108/Agara, Letkol Czi Murdiayantoro, melaporkan hasil kegiatan TMMD yang meliputi pembangunan jalan sepanjang 2.000 meter dengan lebar 5 meter, perbaikan satu unit rumah tidak layak huni, pembangunan drainase, gorong-gorong, pipanisasi di lima titik, fasilitas MCK, serta program ketahanan pangan berupa penanaman jagung seluas dua hektare dan 200 batang pohon buah.

Selain itu, TMMD juga menyelenggarakan berbagai kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, pencegahan stunting, pertanian, serta bela negara.

Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, yang turut hadir dalam penutupan, mengapresiasi besar dampak nyata dari program TMMD bagi masyarakat.

“Kami melihat langsung hasilnya. Jalan yang sebelumnya hanya bisa dilalui sepeda motor, kini bisa dilewati mobil. Ini sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan akses ekonomi,” ujar Bupati Salim Fakhry.

Penutupan TMMD juga ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan naskah hasil kegiatan TMMD ke Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.

Mayjen TNI Niko Fahriza menutup sambutannya dengan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong.

“TNI akan selalu hadir bersama rakyat. Kolaborasi yang telah terjalin selama TMMD harus terus kita lanjutkan untuk kemajuan daerah,” pungkasnya.

Reporter: Hamzah.
Editor : Sal Hrp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *