Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Sumatera Barat

Gejolak Rekrutmen KPPS di Nagari Sinuruik Menjadi Sorotan Masyarakat

177
×

Gejolak Rekrutmen KPPS di Nagari Sinuruik Menjadi Sorotan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pasaman Barat, Talamau | Khabarterkini.co

Proses seleksi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, tengah menuai protes dari masyarakat. Banyak calon KPPS mempertanyakan keputusan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang memindahkan beberapa calon dari jorong yang jauh dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) tempat pendaftaran.

Sebanyak 15 calon yang memenuhi syarat administrasi dinyatakan tidak lolos tanpa penjelasan yang memadai. Masyarakat menganggap seharusnya calon dari lingkungan sekitar TPS diprioritaskan, sesuai dengan ketentuan KPU RI yang menyatakan bahwa PPS harus mengutamakan calon dari wilayah terdekat. Jika masih terdapat kekurangan, calon dari desa yang sama atau TPS terdekat dapat dipertimbangkan, dengan memperhatikan aksesibilitas.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Faktanya, ada calon dari jorong yang lebih jauh justru dinyatakan lolos. Kami tidak tahu alasan di balik keputusan PPS ini,” ungkap salah satu warga yang tidak lolos.

Roiz Zuhaldi, Divisi SDM PPK Talamau, menjelaskan bahwa keputusan lolos atau tidaknya calon KPPS sepenuhnya merupakan kewenangan PPS Nagari Sinuruik. “PPS bertanggung jawab dalam proses pendaftaran dan seleksi. Kami di PPK hanya menyampaikan regulasi dan panduan kepada PPS,” katanya.

Kepala Wilayah Jorong Harapan, Maifal, S.Pd.I, berharap persoalan ini tidak memicu gejolak di masyarakat dan meminta PPS Nagari Sinuruik untuk mengkaji ulang keputusan sebelum pelantikan KPPS pada 7 November mendatang demi stabilitas politik.

Masyarakat berharap PPS memberikan penjelasan yang transparan dan tetap mengutamakan calon dari lingkungan sekitar TPS sesuai aturan. Kejelasan ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses pemilihan mendatang. Sementara itu, petugas PPS Nagari Sinuruik sulit dihubungi untuk dimintai keterangan. Masyarakat juga belum mendapatkan jawaban dari Wali Nagari, yang tidak terlibat dalam proses rekrutmen.

Ketua PPS Nagari Sinuruik menyatakan bahwa masalah rekrutmen KPPS di Jorong Harapan TPS 21 telah dilaporkan kepada Panwascam, dan klarifikasi sedang dilakukan. “Kami menunggu hasil pleno dari Panwascam dan akan menyampaikan keputusan kepada calon KPPS yang tidak lolos serta masyarakat Nagari Sinuruik,” tegasnya.

Dengan situasi ini, masyarakat berharap akan ada langkah yang lebih transparan dan akuntabel dalam proses pemilihan ke depan.

Penulis: tanjung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *