Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Sumatera Selatan

Jalan Raya Sukabumi Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Kembali Rusak 

800
×

Jalan Raya Sukabumi Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Kembali Rusak 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ogan Komering Ulu Selatan | Khabarterkini.co

Tiga dihaji, oku Jalan poros kecamatan terpantau awak media ini rusak di akibatkan oleh kendaraan-kendaraan mobil maupun alat berat untuk kegiatan pembangunan mega proyek bendungan tiga Dihaji memakai jalan tersebut. Rabu, 15/05/2024.

Di sepanjang jalan mulai dari pertigaan jalan desa Peninggiran sampai desa Sukabumi (Pauh Haji) terpantau banyak jalan yang rusak. Hal itu banyak dikeluhkan warga setempat. Karena jalan banyak rusak dan bolong-bolong.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Begitu juga dengan kegiatan mobil pengangkut pasir dan koral yang menggunakan jalan tersebut untuk memenuhi kebutuhan material kegiatan pembangunan bendungan Tiga Dihaji tersebut. Menurut warga kecepatan mobil pengangkut pasir dan koral tersebut, terkesan kebut.

Mengingat jalan tersebut sempit, serta banyak anak-anak, seharusnya mobil-mobil tersebut pelan-pelan saja. Apalagi pada saat melewati pemukiman warga. Paparnya ke awak media ini

Masih warga; Menurut warga desa karang Pendeta bapak Suhairi, “Mobil pengangkut pasir dan koral untuk kebutuhan bendungan yang melintasi di jalan desa kami ini terkesan kecepatan sudah tidak pantas lagi alias kebut.

Kami harap kepada pengendara mobil-mobil tersebut, untuk lebih pelan-pelan lagi dan mengurangi kecepatannya dalam mengendarai mobil-mobil tersebut.

Apalagi disaat melintasi jalan desa di tengah pemukiman penduduk seperti desa kami ini, desa Sukarna, Surabaya, kuripan dua, dan lain-lain. Cetusnya

Lanjút beliau, “yang saya takutkan, mengingat jalan ini sempit, apabila mobil-mobil tersebut tidak mengurangi kecepatannya, maka akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Karena desa kami ini banyak anak-anak, kemudian jalan ini juga dipakai anak-anak kami bersekolah, dan mereka mengendarai motor menuju sekolahnya.

Masih di hari yang sama hal senada disampaikan bapak Jakfar, dan masih warga desa karang Pendeta, “Harapan saya kegiatan atau jam operasional mobil-mobil pengangkut material koral dan pasir untuk keperluan bendungan tersebut, diharapkan kalau bisa beroperasinya setelah jam anak-anak pulang sekolah, mungkin dimulai sekitar pukul 13:00 WIB. Atau akan lebih bagus lagi kalau dimulai jam operasionalnya di waktu malam hari. Harapnya

Begitu juga penyampaian beberapa warga desa Surabaya, yang mana nama mereka tidak mau disebutkan, dalam pemberitaan ini, menyampaikan; jalan kami ini rusak akibat kegiatan mobil-mobil peroyek bendungan yang melewatinya.

Mobil-mobil besar, dan mobil-mobil pengangkut material batu dan koral yang lalu lalang, yang jelas beban alat-alat berat dan beban mobil-mobil tersebut kemungkinan sudah melebihi dari kekuatan jalan.

Untuk menindaklanjuti keterangan dari warga- warga tersebut, kami awak media mendatangi salah satu kades Tiga Dihaji untuk konfirmasi masalah ini, yaitu kades karang Pendeta. Namun kades tersebut lagi tidak berada di tempat.

Kemudian kami awak media juga mendatangi PT. Nindya karya (NK) untuk konfirmasi kepada humasnya tentang masalah ini. Karena menurut kami, hal tersebut masih ada hubungannya sama kegiatan dan wewenang PT. NK terhadap akses jalan untuk keperluan kegiatan pembangunan bendungan Tiga Dihaji.

Tapi setelah kami sampai di kantor PT. Nindya Karya (NK), “humasnya lagi sedang tidak ada di tempat.” Jelas Security yang lagi bertugas saat itu

Harap warga setempat kalau bisa semua kegiatan bendungan Tiga Dihaji dalam memakai jalan raya desa Sukabumi, kecamatan Tiga Dihaji, kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan ini, harus lebih disiplin dan lebih hati-hati lagi.

Mengingat jalan raya Sukabumi atau jalan raya kecamatan Tiga Dihaji ini adalah jalan kecil dan melewati pemukiman padat penduduk.

Serta pemerintah yang berwenang dan Instansi- instansi pemerintah yang ada hubungannya dengan masalah ini, untuk dapat memperhatikan jalan kami ini. Penuh harapan beberapa warga

Dan segera mengadakan perbaikan apabila terjadi kerusakan- kerusakan di jalan kami ini.

Ujang marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *