Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Di Duga Pembuangan Limbah di Lapas Bangkinang Meresahkan Warga

123
×

Di Duga Pembuangan Limbah di Lapas Bangkinang Meresahkan Warga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bangkinang|khabarterkini.id – Minggu 6/2/2022 . Terkait pembuangan limbah rumah tangga ataupun kegiatan suatu perkantoran, permukiman ataupun Lapas sering menjadi polemik di tengah lingkungan masyarakat jika tidak dikelola dengan baik dan benar.

Pengelolaan limbah rumah tangga seperti bekas mandi, cucian ataupun lainnya haruslah mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah dan juga harusnya memperhatikan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Permasalahan limbah tersebut juga terlihat di jalan Lembaga, Lapas Pemasyarakatan Bangkinang. Yang mana terlihat limbah pembuangan aktifitas dari Lapas tersebut dialirkan melalui parit dan dibuang ketanah masyarakat. Yang akhirnya menyebabkan bau busuk menyengat hidung, belum lagi airnya kotor dan keruh, terkadang berbuih yang mengalir ke tanah masyarakat dan terus kebawah ke areal lahan masyarakat dibawahnya. Minggu (6/2/2022)

Masyarakat yang tidak ingin disebut namanya mengatakan kepada awak media,” bahwa setiap mereka melintasi jalan tersebut saat akan ke mesjid ataupun wirid, pasti merasakan bau busuk, Dan ini sudah pernah dibahas warga sampai ketingkat RT, tetapi sudah setahun berjalan, tidak ada penyelesaian. Dan air pembuangan dari parit lapas yang disalurkan ketanah masyarakat tersebut sudah merembet kemana-mana. “Namanya air pak, tentu mencari tempat yang rendah”

“Kami masyarakat hanya berharap pihak Lapas segera memperbaiki saluran air pembuangan limbah yang berbau busuk tersebut. Air dari parit tersebut sangat banyak pada saat pagi dan sore hari. Anehnya apa pegawai lapas tidak pernah merasakan bau busuk tersebut , kita juga tak mengerti,” sebut warga

Terkait permasalahan tersebut, awak media mencoba untuk mencari informasi ke pihak Lapas terkait Limbah yang diduga berasal dari Lapas Bangkinang. Pada saat di lokasi tepatnya di depan Lapas, awak media bertemu seorang yang memakai seragam Polisi Lembaga berwarna biru bersama seseorang yang kemungkinan adalah warga binaan.

Orang tersebut kepada awak media mengaku bernama Joko dan mengatakan bahwa Humas Lapas Bangkinang bernama Pak Calik (Walaupun awak media merasakan dugaan bahwa orang yang berseragam Polisi Lapas mengaku bernama Joko tersebut memberi informasi asal saja). Dan awak media sempat berbincang terkait pembuangan Limbah yang dikeluhkan warga tersebut sembari meminta No seluler Humas Lapas yang disebut bernama Calik, untuk menyampaikan keluhan warga masyarakat dan meminta kejelasan terkait tempat pembuangan akhir LIMBAH dari Lapas Bangkinang tersebut ke tanah warga masyarakat.

Kemudian orang mengaku bernama Joko berseragam Polisi Lapas tersebut berkata akan menyampaikan terkait permasalahan ini, dan mengaku tidak memiliki No seluler Humas Lapas Bangkinang sembari pergi kembali ke dalam areal Lapas.

Terkait Limbah Air dari aktifitas kantor, permukiman seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia No 5 Tahun 2014 Tentang Baku Mutu Air Limbah, sepertinya di duga telah diacuhkan oleh Lapas Bangkinang dalam pengelolaan Limbah dari aktifitas Lapas tersebut. Termasuk pengkajian UKL-UPL serta Amdal dan dampak lainnya kepada lingkungan serta masyarakat sekitar.

(Tim awak media)