Sanana Maluku Utara | Khabarterkini.id. Begitu banyak pembangunan di Kabupaten Kepulauan Sula Maluku Utara yang terbengkalai sampai saat ini seolah-olah Pemerintah Daerah menutup mata dan tidak bisa menyelesaikannya
Hal ini mendapat sorotan dari Sekretaris Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ( IMM ) Kabupaten Kepulauan Sula Prabowo Sibela dia menilai Bupati Kepulauan Sula lemah dalam pembangunan infrastruktur
Prabowo mengatakan pemerintah saat ini seharusnya gencar melakukan pembangunan infrastruktur mulai dari jalan, jembatan, dan gedung sehingga Kepulauan Sula bisa keluar dari status sebagai daerah tertinggal, Selasa ( 21/07/2022 )
” Seharusnya Bupati sudah mulai memperlihatkan konsep Sula bahagia kepada masyarakat Kepulauan Sula di masa kepemimpinannya yang sudah hampir setahun lebih, tapi saat ini tidak terlihat sama sekali Sula bahagia yang dijanjikannya ” Ujar
Prabow menambahkan Bupati Fifian Adeningsih Mus malah lebih gencar melakukan agenda-agenda dan hal-hal yang bersifat euforia yang tidak memberi dampak positif bagi masyarakat maupun daerah
Salah satunya Festival Tanjung Waka yang diprioritaskan oleh pemerintah daerah dan menghabiskan anggaran 5 milyar lebih dengan dalih sektor pariwisata dapat mendorong pembangunan infrastruktur dan ternyata sekarang hanya menyisakan sampah-sampah yang berhamburan dilokasi pariwisata
” Jembatan kali Baleha, Jembatan Wai’U, Jembatan Air Bugis, Mesjid Desa Pohea, Jembatan Penghubung desa Fuata Waigai dan pembangunan lainnya yang saat ini terbengkalai dan statusnya yang belum jelas seharusnya menjadi prioritas Bupati Fifian Adeningsih Mus di masa pemerintahannya agar dia tidak dikatakan gagal apabila telah selesai masa kepemimpinannya” Tutup Prabowo
Penulis : Alwan Tidore Wakaperwil Maluku Utara















