Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Maluku Utara

GMNI Sula Menilai DPRD Tak Memiliki Eksistensi, Jembatan Desa Wai. U Layak di Museumkan.

137
×

GMNI Sula Menilai DPRD Tak Memiliki Eksistensi, Jembatan Desa Wai. U Layak di Museumkan.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sanana-Malut | Khabarterkini.id. Pembangunan jembatan Desa Wai. U yang belum rampung (selesai) saat mulai dikerjakan dari tahun 2011 sampai hari ini, DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, yakni Komisi yang membidangi soal Pembangunan tak memiliki eksistensi sama sekali dalam mengemban daulat rakyat, dan bukan hanya ini masih banyak juga beberapa persoalan serupa yang sama.

Sekretaris Umum GMNI Kepulauan Alfareja Sangadji saat dikonfirmasi pihak Khabarterkini.id menyampaikan bahwa Sula saat ini tentu menjadi satu preseden serta catatan “menopause” pengawalan wakil rakyat kita dalam menyerap aspirasi masyarakat waktu reses, terkhususnya DPRD yang lahir dari Daerah Pemilihan III (Dapil III). Jadi resesnya mereka selama beberapa tahun ini patut di pertanyakan soal pokok pikiran yang diserap dari aspirasi masyarakat. Ucap Alfareja

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Lanjut Alfareja Bila kita analogikan soal pembangunan jembatan Desa Wai. U, seperti bangunan rumah sakit yang tidak ada tenaga medisnya, otomatis tidak berguna juga, begitupun dengan jembatan Desa Wai. U, yang memang dibangun agar mempermudah dan melancarkan aktifitas masyarakat, malah kegunaan/fungsi tidak dapat, karena tak selesai dibuat jembatannya. Bebernya

Kalau pun bisa di masukkan ke museum, karena jembatan ini dibiarkan sudah terlalu lama, sudah satu dasawarsa lebih loh.
Sungguh miris representasi kita di parlemen. Tutup Alfareja Sangaji, Sekretaris Cabang GMNI Kepulauan Sula.

S Sangadji Kaperwil Maluku Utara.

Editor:arhp.