Sanana | Khabaerterkini.id-Sanana 27/7/2022, harga kopra kembali turun, membuat masyarakat menjerit. Sebagai petani kopra di Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara.
Pengamatan wartawan media Khabarterkini.id, dilapangan bahwa harga kopra pada bulan Maret 2022 sekitar Rp1.000.000(Satu juta rupiah), kini turun Rp 600 (Enam Ratus Ribu rupiah), per 100 kg / karung. Turunya harga kopra membuat masyarakat sula menjerit.
Saat ditemui oleh awak media ini, salah satu pembeli kopra yang enggan namanya disebut, mengatakan bahwa kami tidak menginginkan hal semacam ini tapi sebagai pembeli juga menanggung konsekuensi jika harga kopra turun harga, sebab kopra yang kami beli kemudian bawa ke Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara dan Surabaya kini mereka beli dibawa harga.
Seharusnya hal ini sudah dibicarakan antara Pemda dan DPRD Sula, karna harga kopra tidak akan bertahan, jika tidak ada kerja sama antara Pemda dan Perusahan,
Jelo Sapsuha, asal Desa Waiboga menyampaikan bahwa harga kopra seperti ini membuat kami kesusahan dalam proses pembuatan kopra, sebab pengolahnya itu membutukan tenaga dan biaya Panjat Kelapa, mengupas dan angkut. Jika harganya turun kami juga menjerit karna selesai menjual kopra uangnya habis dikarena kan itu biaya pengelohan untuk bayar buruh.
Semoga Pemda Sula dapat menghadirkan solusi sebab penghasilan masyarakat Sula tergantung pada Kopra,”Bebernya.
Menurut pengawatan media Khabartekini.id di wilayah Indonesia Timur dan Tengah, harga Kopra merata turun dibawa dari harga awal Rp 1 juta. Harga kopra di Kabupaten Sula : Rp,600 (enam ratus ribu rupiah) per 100 kg, harga cengke 1Kg Rp,150 (seratus lima puluh ribu rupiah) per kilogram, harga coklat 1Kg Rp, 50 (lima puluh ribu rupiah) dan harga pala Rp,50 (Lima Puluh Ribu).
Liputan.Alwan Tidore.















