Sanana Malut | Khabarterkini.id. Solidaritas Perjuangan Rakyat Sula melakukan penggalangan dana di depan pertokoan dalam rangka untuk melakukan kampanye dan sosialisasi di desa-desa terkait dengan 10 IUP yang saat ini menjadi keresahan kami. Upaya ini kami lakukan untuk memberikan pandangan kepada warga masyarakat pulau mangoli dampak dari 10 IUP yang akan beroperasi di pulau mangoli, Senin 27/06/2022
Jisman Leko saat ditemui pihak Khabarterkini.id sekitar pukul 20:27 Wit, menyampaikan bahwa kami mengambil inisiatif untuk melakukan penggalangan dana ini sebagai langkah untuk mempersiapkan hal-hal teknis dalam melakukan suatu gerakan konsuldasi masa di daratan pulau mangoli terkait dengan 10 IUP yang kemudian sudah disahkan untuk beroperasi di pulau mangoli.
Hal ini diduga, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula sengaja membiarkannya. Ucap Jisman.
Berbeda Bustam Gay juga angkat bicara ketika masuknya 10 IUP izin usaha pertambangan lalu warga setempat mengiyakan dan perusahaan pertambangan jalan menuju tahap beroperasi dan melakukan roduksi maka lahan pertanian di pulau mangoli mempunyai dampak yang sangat besar sebab itulah mata pencaharian warga masyarakat pulau mangoli talain dan tabukan yaitu (KOPRA).
Untuk memenuhi tarif kebutuhan ekonomi masyarakat terutama lahan pertanian para warga setempat akan mengalami kerusakan ujarnya.
S. Sangadi, Kaperwil Maluku Utara.















