Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Maluku Utara

Puluhan Mahasiswa STAI Babussalam Kabupaten Kepulauan Sula dan Alumni Menggelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Sula.

116
×

Puluhan Mahasiswa STAI Babussalam Kabupaten Kepulauan Sula dan Alumni Menggelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Sula.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sanana Malut | Khabarterkini.id. Aksi unjuk rasa dari Mahasiswa STAI Babussalam Sula meminta klarifikasi dari Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Bapak H. Saleh Marsabessy terkait dengan statemen yang disampaikan di beberapa media online bahwa Kampus STAI Babussalam Kabupaten Kepulauan Sula adalah pemicu konflik dari perkelahian antara warga desa Mangon dan Fatce (Kamis. 9/06/2022).

Salah satu Petinggi Kampus STAI Babussalam Kbupaten Kepulauan Sula bapak Sahbudin Lumbesi dalam penyampaian orasinya mempertegas, kedatangan pihak petinggi kampus dan mahasiswa untuk meminta Bapak Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula H.Salleh Marsabessy mengklarifikasi dan meminta maaf secara terbuka didepan seluruh mahasiswa dan pihak wartawan terhadap stekmen yang disampaikan dibeberapa media online. ucapnya

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Lanjut bapak Sahbudin Lumbesi Selaku Dosen STAI Babussalam Kabupaten Kepulauan Sula merasa tersinggung oleh stekmen Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula dibeberapa media online.

Sahbudin Lumbesi memberikan waktu 1×24 jam kepada Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula untuk menemui pihak kampus dan mahasiswa agar segera mengklarifikasi stekmen yang di sampaikan di beberapa media online dan sekaligus meminta maaf jika tidak maka masalah ini akan ditindak lanjuti sampai ke rana hukum dan untuk mempertegas bahwa pihak Kampus STAI Babussalam Kabupaten Kepulauan Sula memiliki 8 kuasa hukum yang akan memproses masalah ini. Bebernya

Liputan, Kaperwil Maluku Utara, S Sangadji.