Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Berita Nasional

Perkuat Skill Dan Kompetensi,Stikes Maranatha Kupang, MoU Dengan LP3I

130
×

Perkuat Skill Dan Kompetensi,Stikes Maranatha Kupang, MoU Dengan LP3I

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kupang,NTT | Khabarterkini.id ” Demi meningkatkan kemampuan skill dan juga publik speaking mahasiswa, Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKes) Maranatha Kupang, pada (17/4/2022), telah menandatangani MoU atau perjanjian kerja sama dengan LP3I Kupang.

Acara yang berlangsung di lantai dua ruang Stikes Maranatha ini, dihadiri Ketua Dewan Pembina Yayasan Maranatha Nusa Tenggara Timur, Drs. Samuel Selan, Ketua STIKes Maranatha Kupang Ns. Stefanus Mendes Kiik, M.Kep,sp.Kep.Kom, Ketua LPT3I Kupang, Achmad Syahrul Zaini, S.Ikom, dan saksi Fatmawati Fauza Ramli, S.Si.

Advertisement
Example 300x600
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Pantuan media ini, kegiatan MoU STIKes Maranatha Kupang dan LP3I Kupang, digelar secara offline dan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) berjalan lancar hingga selesai.
Kegiatan MoU kedua lembaga ini dalam tertuang dalam perjanjian yang di sepakati bersama pada nota kerja sama STIKes Maranatha Kupang dan LP3I Kupang

Ketua STIKes Maranatha Kupang Ns. Stefanus Mendes Kiik, M.Kep,sp.Kep.Kom dalam sambutannya, mengatakan, kesempatan ini merupukan momentum, yang sangat membantu mahasiswa dalam memperkuat skill dan juga publik speaking mahasiswa.

“Dengan ini kami dapat meningkatkan kemampuan atau skil mahasiswa, bukan saja sertifikat skill di kampus tetapi juga melancarkan publik speaking mahasiswa” Ungkap Stef.

Sedangkan Ketua Dewan Pembina Yayasan Maranatha, Drs. Samuel Selan, dalam sambutannya menegaskan, dari kesepakatan yang di tanda tangani, maka kedua pihak berpegang pada apa yang di tulis di atas perjanjian itu. Jangan sampai keberuntunganku masing -masing tetapi harus benar -benar melakukan atau sesuai dengan apa yang tertulis maupun dengan apa yang tidak tertulis.

“Yang terutama adalah mahasiswa itu harus bicara, karena itu yang paling penting, mengingat uang bisa kita dicari tetapi kepercayaan itu sulit didapat. Jadi itu yang saya tambahkan supaya LP3I maupun Maranatha harus betul -betul menjaga etika kita masing – masing” Tegas Samuel.

Ketua LPT3I Kupang Achmad Syahrul Zaini, S.Ikom, menyampaikan bahwa, “biar bisa punya gelar dan di proses penempatan kerja juga bisa di bantu. itu mungkin yang dapat saya sampaikan, apapun nanti ketika ada perselisihan nanti kita mulai dengan musyawarah” Harap Achmad.

Dijelaskannya, pada kesempatan ini STIKes Maranatha Kupang dapat memperkuat publik speaking mahasiswa dan juga LP3I menjalankan tugasnya menciptakan generasi muda yang memiliki skill dan kompetensi yang ditekuni oleh generasi. Dengan itu setiap generasi muda dapat memanfaatkan skill di dunia kerja.

“Dengan adanta kegiatan MoU anrara kedua lembaga iini, maka dapat membantu STIKes Maranatha maupun LP3I dalam membantu memperbaiki apa yang masih kurang lengkap dari kedua lembaga ini”.terang Achmad.

(RYAN/KORWIL NTT)